Unsyiah Adakan Kuliah Tamu Jarak Jauh Dengan Lemdiklat Polri

Banda Aceh, Scientia–Prodi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala kembali mengadakan kuliah tamu jarak jauh (KTJJ) #3 pada Sabtu (11/04/2020) Via aplikasi zoom.

Dalam diskusi yang dipandu Dosen Fisip Unsyiah Wais Alqarni tersebut, pembicara pertama dari Lemdiklat Polri, Zuhaldi F, menyampaikan, bahwa Polri bersama masyarakat dapat meningkatkan keamanan negara terutama di lingkup terkecil dengan kemitraan dan diskusi bersama.

“Dalam menyelesaikan suatu konflik, Polri lebih mengedepankan tindakan proaktif yang turun langsung ke masyarakat”, papar perwira tersebut.

Lulusan UGM itu mengharapkan, mahasiswa dan masyarakat untuk dapat mengawasi Polri dalam setiap kerjanya. Agar nantinya masukan dan evaluasi yang diberikan berguna bagi pembenahan Polri.

Pembicara kedua, Paramita dalam paparannya menyampaikan, keberhasilan pengelolaan konflik hanya bisa dilakukan dengan komunikasi efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Iamenambahkan, tentunya dengan memperhatikan masukan aspirasi dan pendekatan dialog yang sama-sama memberikan tatanan positif bagi kuatnya keberlangsungan stabilitas keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.

Lanjutnya lagi, peran ormas khususnya civil society dalam mediasi konflik menjadi krusial untuk menguatkan peran hak-hak sipil yang selama ini sering dikangkangi kuasa atas nama negara.

“Potensi konflik dapat diredam dengan pendekatan-pendekatan kemasyarakatan yang berdasar dengan kekhasan budaya Indonesia seperti guyub rukun, gotong royong, dan tepo seliro”, tutur aktivis PPNA tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, koordinator Prodi Ilmu Pemerintahan Unsyiah turut hadir sekaligus memberikan sambutan dalam diskusi kali ini.

“Saat ini mahasiswa dituntut untuk tidak hanya menguasai teori ilmu pemerintahan saja, namun juga sebisa mungkin mengasah soft skill. Seperti kuliah tamu ini misalnya. Mahasiswa dapat menjadikannya sebagai ajang pembelajaran dan menambah pengetahuan,” ungkap Zahratul Idami.

“Kitas angat mengapresiasi Pak Wais yang sudah menghadirkan banyak kuliah tamu seperti ini. Terima kasih kepada para narasumber dan mahasiswa yang sudah meluangkan waktunya untuk mendapatkan tambahan pengetahuan,” pungkas Uda. (TRM)